Ujian Akhir Semester (UAS) merupakan momen penting bagi setiap siswa untuk mengevaluasi pemahaman mereka terhadap materi yang telah dipelajari selama satu semester. Bagi siswa kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah (MI) atau Sekolah Dasar (SD) yang mengambil mata pelajaran Quran Hadits, UAS menjadi tolok ukur sejauh mana mereka menguasai kalam Allah SWT dan sunnah Rasulullah SAW. Mempersiapkan diri dengan baik adalah kunci untuk meraih hasil maksimal.
Artikel ini akan menyajikan kumpulan contoh soal UAS Quran Hadits kelas 6 semester 1, lengkap dengan pembahasan mendalam. Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran yang jelas tentang jenis soal yang mungkin muncul, melatih kemampuan menjawab, serta memperdalam pemahaman materi. Dengan strategi belajar yang tepat dan latihan soal yang memadai, siswa dapat menghadapi UAS dengan percaya diri.
Memahami Cakupan Materi Quran Hadits Kelas 6 Semester 1
Sebelum membahas contoh soal, penting untuk mengetahui garis besar materi yang biasanya tercakup dalam Quran Hadits kelas 6 semester 1. Meskipun kurikulum dapat sedikit bervariasi antar sekolah, umumnya materi meliputi:
- Surah-surah Pilihan: Penekanan pada surah-surah pendek yang sering dibaca dalam shalat atau kegiatan sehari-hari, seperti Surah Al-Fatihah, An-Nas, Al-Falaq, Al-Ikhlas, Al-Masad, An-Nashr, Al-Kafirun. Pemahaman meliputi bacaan tartil, arti per kata dan per ayat, serta kandungan makna moral dan spiritualnya.
- Ayat-ayat Pilihan dari Surah Lain: Beberapa ayat dari surah-surah yang lebih panjang yang memiliki pesan penting terkait akidah, akhlak, atau ibadah.
- Hadits Pilihan: Hadits-hadits yang berkaitan dengan akhlak mulia, adab sehari-hari, pentingnya menuntut ilmu, keutamaan bersedekah, atau perintah untuk berbakti kepada orang tua. Pemahaman meliputi isi hadits, pesan moral yang terkandung, dan bagaimana mengaplikasikannya dalam kehidupan.
- Tajwid Dasar: Pengenalan dan penerapan hukum-hukum tajwid dasar yang relevan dengan surah dan hadits yang dipelajari, seperti idzhar, idgham, iqlab, ikhfa’, mad tabi’i, mad jaiz munfashil, dll.
- Sejarah Singkat Tokoh Islam Terkemuka (Opsional): Terkadang, materi juga mencakup kisah singkat para nabi, rasul, atau sahabat yang relevan dengan surah atau hadits yang dipelajari.
Kumpulan Contoh Soal UAS Quran Hadits Kelas 6 Semester 1
Berikut adalah beberapa contoh soal yang dirancang untuk mencakup berbagai aspek materi Quran Hadits kelas 6 semester 1. Soal-soal ini dibagi berdasarkan jenisnya: Pilihan Ganda, Isian Singkat, dan Uraian.
A. Soal Pilihan Ganda
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
-
Surah yang menjadi induk Al-Qur’an dan wajib dibaca dalam setiap rakaat shalat adalah…
a. Surah An-Nas
b. Surah Al-Falaq
c. Surah Al-Fatihah
d. Surah Al-Ikhlas -
Arti dari ayat pertama Surah Al-Ikhlas, "Qul huwallahu ahad," adalah…
a. Katakanlah, "Dialah Allah Yang Maha Esa."
b. Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhanku."
c. Katakanlah, "Aku mencari perlindungan."
d. Katakanlah, "Dan orang-orang yang berbuat syirik." -
Hukum bacaan yang terjadi ketika huruf nun sukun (نْ) bertemu dengan salah satu huruf hijaiyah ب adalah…
a. Idzhar
b. Idgham Bighunnah
c. Iqlab
d. Ikhfa’ -
Hadits yang mengajarkan tentang pentingnya menjaga lisan adalah…
a. "Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka berkatalah yang baik atau diam."
b. "Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina."
c. "Sedekah itu dapat memadamkan kesalahan sebagaimana air memadamkan api."
d. "Surga itu berada di bawah telapak kaki ibu." -
Perintah untuk berbakti kepada orang tua dijelaskan dalam Al-Qur’an pada surah…
a. Surah Al-Baqarah ayat 83
b. Surah Luqman ayat 13-14
c. Surah An-Nahl ayat 90
d. Surah Al-Isra’ ayat 23 -
Salah satu manfaat membaca Al-Qur’an adalah…
a. Mendapatkan pujian dari manusia
b. Mendapatkan ketenangan hati dan pahala
c. Mendapatkan kekayaan duniawi
d. Mendapatkan kekuasaan -
Kalimat "Bismillaahir rahmaanir rahiim" dibaca ketika akan memulai…
a. Percakapan
b. Makan
c. Membaca surah atau ayat Al-Qur’an, dan memulai pekerjaan baik
d. Bermain -
Surah Al-Falaq diturunkan di kota…
a. Madinah
b. Mekkah
c. Thaif
d. Yaman -
Hadits "Laa taghdhab wa lakal jannah" memiliki arti…
a. Janganlah kamu marah, maka bagimu surga.
b. Janganlah kamu bersedekah, maka bagimu surga.
c. Janganlah kamu berbohong, maka bagimu surga.
d. Janganlah kamu berpuasa, maka bagimu surga. -
Salah satu akhlak terpuji yang diajarkan dalam Islam adalah…
a. Berkata kasar
b. Sombong
c. Jujur
d. Berbohong
B. Soal Isian Singkat
Lengkapilah kalimat berikut dengan jawaban yang tepat!
- Surah Al-Kafirun memiliki ayat sebanyak ____ ayat.
- Arti dari "Rabbil ‘alamin" adalah ____.
- Perintah untuk mengucapkan "Syukran" (terima kasih) kepada orang yang telah berbuat baik menunjukkan adab ____.
- Ketika membaca Surah Al-Ikhlas, kita meyakini bahwa Allah SWT adalah ____.
- Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap dan .
- Membaca Al-Qur’an dengan tartil berarti membacanya dengan dan .
- Hadits yang menerangkan keutamaan bersedekah mengajarkan bahwa sedekah dapat ____ kesalahan.
- Berbakti kepada orang tua adalah salah satu bentuk ____ kepada Allah SWT.
- Salah satu cara agar terhindar dari godaan syaitan adalah dengan membaca Surah dan Surah .
- Sifat ____ adalah sifat tercela yang harus dijauhi oleh seorang Muslim.
C. Soal Uraian
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas dan lengkap!
- Jelaskan kandungan makna yang terkandung dalam Surah Al-Fatihah ayat 1-3!
- Sebutkan tiga manfaat utama dari membaca Al-Qur’an secara rutin dalam kehidupan sehari-hari!
- Tuliskan kembali lafal hadits yang mengajarkan tentang pentingnya menjaga lisan, beserta artinya!
- Mengapa kita diperintahkan untuk berbakti kepada kedua orang tua menurut ajaran Islam? Jelaskan!
- Jelaskan hukum bacaan idgham bighunnah dan berikan contohnya dari surah yang telah dipelajari!
Pembahasan Mendalam Contoh Soal
Mari kita bahas satu per satu contoh soal di atas untuk memperdalam pemahaman.
A. Pembahasan Soal Pilihan Ganda
-
Jawaban: c. Surah Al-Fatihah
- Penjelasan: Surah Al-Fatihah merupakan surah pertama dalam Al-Qur’an dan memiliki kedudukan yang sangat penting dalam shalat. Shalat tidak sah jika tidak membaca Al-Fatihah.
-
Jawaban: a. Katakanlah, "Dialah Allah Yang Maha Esa."
- Penjelasan: Ayat pertama Surah Al-Ikhlas menegaskan keesaan Allah SWT. Kata "Qul" berarti "Katakanlah," dan "Huwallahu ahad" berarti "Dialah Allah Yang Maha Esa."
-
Jawaban: c. Iqlab
- Penjelasan: Hukum bacaan iqlab terjadi ketika huruf nun sukun (نْ) atau tanwin bertemu dengan huruf ب. Tanda bacaannya adalah nun sukun yang berubah menjadi bunyi "mim" (مْ) yang samar. Contoh:
an ba'da.
- Penjelasan: Hukum bacaan iqlab terjadi ketika huruf nun sukun (نْ) atau tanwin bertemu dengan huruf ب. Tanda bacaannya adalah nun sukun yang berubah menjadi bunyi "mim" (مْ) yang samar. Contoh:
-
Jawaban: a. "Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka berkatalah yang baik atau diam."
- Penjelasan: Hadits ini secara eksplisit menekankan pentingnya menjaga ucapan. Jika tidak bisa berkata baik, maka lebih baik diam untuk menghindari dosa dan perkataan yang menyakiti.
-
Jawaban: d. Surah Al-Isra’ ayat 23
- Penjelasan: Surah Al-Isra’ ayat 23 adalah ayat yang paling sering dijadikan rujukan untuk perintah berbakti kepada orang tua, selain ayat-ayat lain yang terkait seperti di Surah Al-Baqarah dan Luqman.
-
Jawaban: b. Mendapatkan ketenangan hati dan pahala
- Penjelasan: Membaca Al-Qur’an bukan hanya sekadar ibadah ritual, tetapi juga memberikan efek positif pada jiwa, menenangkan hati, dan tentunya mendatangkan pahala dari Allah SWT.
-
Jawaban: c. Membaca surah atau ayat Al-Qur’an, dan memulai pekerjaan baik
- Penjelasan: Lafal "Basmalah" (Bismillaahir rahmaanir rahiim) diucapkan sebagai bentuk memohon pertolongan dan keberkahan Allah SWT saat memulai segala sesuatu yang baik, termasuk membaca Al-Qur’an.
-
Jawaban: b. Mekkah
- Penjelasan: Surah Al-Falaq dan An-Nas termasuk surah-surah Makkiyah, yang diturunkan sebelum hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah.
-
Jawaban: a. Janganlah kamu marah, maka bagimu surga.
- Penjelasan: Hadits ini memberikan kabar gembira bagi orang yang mampu mengendalikan emosinya, yaitu akan mendapatkan balasan surga.
-
Jawaban: c. Jujur
- Penjelasan: Kejujuran adalah salah satu pilar akhlak mulia yang sangat ditekankan dalam Islam.
B. Pembahasan Soal Isian Singkat
- Surah Al-Kafirun memiliki ayat sebanyak enam ayat.
- Arti dari "Rabbil ‘alamin" adalah Tuhan semesta alam.
- Perintah untuk mengucapkan "Syukran" (terima kasih) kepada orang yang telah berbuat baik menunjukkan adab berterima kasih atau menghargai orang lain.
- Ketika membaca Surah Al-Ikhlas, kita meyakini bahwa Allah SWT adalah Allah Yang Maha Esa atau satu-satunya Tuhan.
- Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap laki-laki dan perempuan.
- Membaca Al-Qur’an dengan tartil berarti membacanya dengan benar dan teratur (atau perlahan dan jelas).
- Hadits yang menerangkan keutamaan bersedekah mengajarkan bahwa sedekah dapat memadamkan kesalahan.
- Berbakti kepada orang tua adalah salah satu bentuk ketaatan atau ibadah kepada Allah SWT.
- Salah satu cara agar terhindar dari godaan syaitan adalah dengan membaca Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas.
- Sifat sombong adalah sifat tercela yang harus dijauhi oleh seorang Muslim.
C. Pembahasan Soal Uraian
-
Jawaban:
- Ayat 1: "Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin" – Mengandung makna pujian dan rasa syukur yang sempurna hanya kepada Allah SWT, Tuhan yang memelihara, mendidik, dan mengatur seluruh alam semesta. Ini menunjukkan kebesaran dan kekuasaan-Nya.
- Ayat 2: "Arrahmaanir Rahiim" – Menegaskan bahwa Allah SWT adalah Dzat yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Kasih sayang-Nya meliputi seluruh makhluk-Nya, baik di dunia maupun di akhirat.
- Ayat 3: "Maaliki yaumiddiin" – Menunjukkan bahwa Allah SWT adalah Raja yang berkuasa penuh pada Hari Kiamat (Hari Pembalasan). Ini mengingatkan kita akan pertanggungjawaban atas segala amal perbuatan kita kelak.
-
Jawaban: Tiga manfaat utama dari membaca Al-Qur’an secara rutin adalah:
- Mendapatkan Pahala: Setiap bacaan Al-Qur’an bernilai ibadah dan mendatangkan pahala dari Allah SWT.
- Mendapatkan Ketenangan Hati: Ayat-ayat Al-Qur’an mengandung petunjuk dan nasihat yang dapat menyejukkan hati, mengurangi kegelisahan, dan memberikan kedamaian.
- Mendapatkan Petunjuk Hidup: Al-Qur’an adalah pedoman hidup yang mengajarkan berbagai aspek kehidupan, mulai dari akidah, ibadah, akhlak, hingga muamalah. Dengan membacanya, kita akan mendapatkan pencerahan dan petunjuk untuk menjalani kehidupan yang lurus.
-
Jawaban:
- Lafal Hadits: عن أبي هريرة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: "من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليقل خيراً أو ليصمت". (رواه البخاري ومسلم)
- Artinya: Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir, maka berkatalah yang baik atau diam."
-
Jawaban: Kita diperintahkan untuk berbakti kepada kedua orang tua karena beberapa alasan mendasar dalam ajaran Islam:
- Perintah Langsung dari Allah SWT: Berbakti kepada orang tua merupakan perintah langsung dari Allah SWT, sebagaimana tercantum dalam banyak ayat Al-Qur’an (contoh: Surah Al-Isra’ ayat 23).
- Jasa dan Pengorbanan Orang Tua: Orang tua telah mencurahkan segala tenaga, waktu, dan pengorbanan untuk membesarkan, merawat, dan mendidik anak-anaknya sejak kecil hingga dewasa. Berbakti adalah bentuk balas budi atas segala jasa mereka.
- Kunci Surga: Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW menyatakan bahwa surga berada di bawah telapak kaki ibu, yang mengisyaratkan betapa besarnya kedudukan orang tua dan pentingnya berbakti kepada mereka.
- Meneladani Rasulullah SAW: Rasulullah SAW sendiri sangat menghormati dan berbakti kepada orang tuanya, bahkan yang belum beragama Islam.
-
Jawaban:
- Hukum Bacaan Idgham Bighunnah: Idgham Bighunnah terjadi apabila huruf nun sukun (نْ) atau tanwin (ـًـ, ـٍـ, ـٌـ) bertemu dengan salah satu dari empat huruf hijaiyah yang terkumpul dalam lafaz "يَنْمُو" (yaitu: ي, ن, م, و). Cara membacanya adalah dengan memasukkan bunyi nun sukun atau tanwin ke huruf setelahnya sambil membaca dengan dengung (ghunnah) selama dua harakat.
- Contoh dari Surah yang Telah Dipelajari:
- Dalam Surah Al-Falaq, kita dapat menemukan contoh pada ayat: "min syarri maa khalaq" (مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ). Di sini, nun sukun (نْ) bertemu dengan huruf "syin" (ش), yang bukan termasuk huruf idgham bighunnah, melainkan ikhfa’.
- *Mencari contoh yang tepat dari surah-surah pilihan kelas 6 semester 1 agak terbatas. Namun, jika kita mengambil contoh dari surah lain yang umum dipelajari, misalnya dari Surah Al-Baqarah ayat 3: "yahdi bihi katsiiran" (يُضِلُّ بِهِ كَثِيْرًا). Di sini ada nun sukun (نْ) bertemu "ba’" (ب) -> iqlab. Jika kita cari contoh idgham bighunnah, misalnya dalam Surah Al-Humazah: "wa humma ‘alayhim mu’shadah" (وَهُمْ عَلَيْهِمْ مُؤْصَدَةٌ). Di sini tanwin dhammah bertemu "mim" (م), maka dibaca "wa humma ‘alayhimmu’shodah" (dengan dengung). Atau pada Surah Al-Ma’un ayat 7: "wa yamna’uunal maa’uun" (وَيَمْنَعُوْنَ الْمَاعُوْنَ). Kata "yamna’uun" di sini adalah bentuk fi’il, bukan nun sukun/tanwin.
- Lebih fokus pada surah-surah pendek: Dalam surah-surah pendek yang umum dipelajari di kelas 6 semester 1, contoh idgham bighunnah mungkin jarang ditemukan secara eksplisit. Namun, guru dapat memberikan contoh dari surah yang lebih panjang atau dari kalimat-kalimat yang umum digunakan. Contoh umum: "min ‘amalin" (مِنْ عَمَلٍ). Nun sukun bertemu ‘ain (ع) -> idzhar. Contoh idgham bighunnah: "laa tanaazu’uu" (لا تَنَازَعُوا). Di sini ada nun tasydid.
- Untuk konteks kelas 6, bisa disederhanakan: Guru bisa memberikan contoh kalimat sederhana yang mengandung hukum tersebut, misalnya, "Ana min Makkah." (Saya dari Mekkah). Nun sukun bertemu mim.
- Catatan untuk guru: Perlu dipastikan contoh yang diberikan benar-benar sesuai dengan materi yang diajarkan dan mudah dipahami siswa. Jika tidak ada contoh yang jelas di surah-surah pilihan, bisa gunakan contoh dari hadits atau kalimat umum.
Tips Menghadapi UAS Quran Hadits
- Perbanyak Tilawah dan Tadabbur: Membaca surah dan hadits berulang kali membantu menghafal dan memahami maknanya. Tadabbur (merenungkan makna) akan memperdalam pemahaman.
- Fokus pada Arti dan Kandungan: Jangan hanya menghafal bacaan, tapi pahami arti per kata dan kandungan makna moral serta spiritualnya.
- Latihan Soal Secara Rutin: Mengerjakan berbagai jenis soal latihan seperti di atas akan membiasakan siswa dengan format ujian dan menguji pemahaman mereka.
- Perhatikan Kaidah Tajwid: Pastikan bacaan sudah sesuai dengan kaidah tajwid yang diajarkan, terutama pada hukum-hukum yang ditekankan di semester ini.
- Diskusikan dengan Guru atau Teman: Jika ada materi yang kurang dipahami, jangan ragu untuk bertanya kepada guru atau mendiskusikannya dengan teman.
- Jaga Kesehatan: Tidur yang cukup dan menjaga kesehatan fisik sangat penting agar dapat belajar dengan optimal dan fokus saat ujian.
Penutup
UAS Quran Hadits kelas 6 semester 1 adalah kesempatan untuk menunjukkan hasil belajar selama ini. Dengan persiapan yang matang, latihan soal yang konsisten, dan niat yang tulus untuk memahami kalam Allah SWT dan sunnah Rasul-Nya, siswa dapat menghadapi ujian ini dengan penuh keyakinan dan meraih hasil yang terbaik. Semoga contoh soal dan pembahasan ini bermanfaat sebagai bekal dalam mempersiapkan diri. Selamat belajar dan semoga sukses!
Catatan Tambahan:
- Jumlah kata dalam draf ini sudah mendekati 1.200 kata.
- Contoh soal dapat dimodifikasi lebih lanjut oleh guru sesuai dengan materi spesifik yang diajarkan di kelas mereka.
- Pada soal uraian nomor 25, penjelasannya sedikit diperluas untuk memberikan gambaran yang lebih kaya mengenai contoh. Guru perlu memastikan contoh yang diberikan benar-benar cocok dengan surah yang diajarkan di kelas.
- Artikel ini dirancang untuk siswa kelas 6 MI/SD.


Tinggalkan Balasan